pku.unida.gontor.ac.id- Selasa (10/9/19) dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa Arab yang baik dan benar, peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) angkatan ke-13 mengadakan diskusi bersama di teras asrama. Diikuti oleh beberapa peserta, acara ini terlihat cukup menarik dan menyenangkan. Karena, ada beberapa dari peserta yang belum begitu lancar dalam berbahasa arab, sehingga mereka sangat antusias dalam mengikuti acara ini.

Diskusi yang bertemakan Islamisasi Ilmu ini dimulai pada pukul 06.30 WIB Muhammad Kholid selaku penanggungjawab acara memaparkan pembahasannya dengan mengutip pendapat Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas, ia menuturkan dalam diskusi bahasa arab ini bahwa:

“أسلمة المعرفة عند الأستاذ السيد نقيب العطاس هي كيفية جعل العلوم المعاصرة خالية من قيم الغربية ثمّ الأخذ بالتكامُل بين العلوم الإسلامية والعامة وأخيرا إدخال القيم الإسلامية ونتائجها فيها”

“Islamisasi Ilmu menurut Naquib Al-attas adalah proses Dewesternisasi terhadap ilmu-ilmu umum kemudian mengintegrasikannya dengan Islam, lalu memasukkan nilai-nilai Islam kedalamnya.”

Selain kholid, Martin selaku salah satu peserta PKU sekaligus alumni AFI UNIDA Gontor ini menambahkan pemaparannya mengenai Islamisasi, Ia menuturkan bahwa

“يمكننا أن نجمع بين العلوم العامة والعلوم الإسلامية باستخدام أسلمة المعرفة المعاصرة، لأن في العلوم المعاصرة تتكوّن من الأشياء التي لا تليق بنظريات الاسلام للوجود. فإنّ العلوم الدينية والعلوم العامة تمكنا أن تتماشي معا أي مطابقتين اثنتين في نموّهما.”

“Dengan Islamisasi Ilmu kita bisa mengitegrasikan antara ilmu umum dan ilmu Islam. Karena Islamisasi Ilmu keduanya dapat berjalan bersama atau selaras dalam hal yang bersifat ukhrowi dan hal yang bersifat duniawi.”
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh dengan pertanyaan antara satu dengan yang lain, sehingga bisa menambah wawasan serta ilmu baru bagi peserta pku yang mengikuti acara ini. pada sesi terakhir, Martin menyimpulkan bahwa:

“من حيث تعليم العلموم التي جائت من الغرب أي العلوم المعاصرة فلا نردّ نحن كلها، بل لابدّ هناك علمية نقدية أي تفتيش دقيق نحو العلوم التي جائت من الغرب. إضافة على ذلك لابدّ هناك التمييز والتقسيم من العلوم التي تأتي من الغرب حتي تصلح هذه العلوم بالنظرية الإسلامية .”

“Dalam menyikapi ilmu barat kita tidak menolak apa apa dari mereka, tapi kita harus kritis menyikapinya. Maka kita harus mengetahui dengan sungguh-sungguh ilmu barat yang dapat diambil dan untuk kepentingan Islam.”
Selain untuk meningkatkan bahasa Arab, diskusi ini melatih peserta berpikir kritis dalam mendalami masalah kontemporer dan melatih mereka untuk berbicara dengan menggunakan argumen yang logis.

Diskusi bahasa arab ini tidak hanya berkaitan dengan tema Islamisasi Ilmu maupun tentang isu-isu kontemporer, akan tetapi akan ada beberapa materi yang akan disajikan dalam diskusi ini seperti, membaca makalah berbahasa arab, memahami koran dan majalah berbahasa arab.

Tradisi keilmuwan yang ada di PKU ini bukan hanya dengan berdiskusi, akan tetapi para peserta diwajibkan untuk memperbanyak bacaan dan penulisan. Agar di masa yang akan datang bisa menjadi ulama yang intelek, bukan intelek yang sekedar tahu agama, begitulah pepatah yang sering terdengar dari para dosen di kampus UNIDA ini.[]

Rep. Faizin Sholeh.
Ed. Admin pku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.