pku.unida.gontor.ac.id-Pada hari Rabu (11/12/2019) Program Kaderisasi Ulama (PKU)  bekerjasama dengan Jama’ah Masjid Shalahuddin mengadakan seminar pemikiran dan peradaban Islam. Acara yang berlangsung di ruang seminar lantai 2 Perpustakaan Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM) ini dimulai pada pukul 14.00 WIB hingga menjelang Ashar. Meski diadakan siang hari, hal tersebut tidak menurunkan antusias civitas academica UGM untuk mengikuti kegiatan ini. Kurang lebih 250 mahasiswa/i memenuhi ruangan seminar.

Dalam sambutannya, Dr. Imam Kamaluddin, M. Hum, selaku dosen pembimbing PKU memperkenalkan tiga pemateri dalam seminar ini. Dua diantaranya membahas seputar sustainable dalam bidang pembangunan dan fashion. Dan satu pemateri lainnya mengupas problematika Aliran Kepercayaan di Indonesia.

Beliau juga menjelaskan bahwa sustainable development dan fashion sangat berkaitan erat dengan lingkungan. Yang dalam Islam disebut dengan bi’ah. “Dalam Islam, manusia sebagai khalifatullah fil ardhi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan.” Tegas beliau.

Sesi presentasi dimulai oleh Syamsul Badi, S. Ag dengan judul makalah “Problematika Aliran Kepercayaan Sebagai Agama Asli Indonesia”. Dilanjutkan oleh Arif Setya Basuki, S. Si yang mengangkat judul “Sustainable Development: Konsep dan Kritik”. Dan Esty Dyah Imaniar, S. S sebagai pemateri terakhir memaparkan makalahnya “Islamic Sustainable Fashion: Sebuah Tawaran Ekologi dan Ekonomi Islam dalam Industri Fashion Global”.

Pemaparan dari ketiga pemateri disambut hangat dengan pertanyaan-pertanyaan audience. Fachri Khaeruddin, S. Ag selaku moderator hanya membuka satu termin pertanyaan. Empat penanya mengajukan pertanyaan dan dilanjut dengan jawaban dari pemateri. Dikarenakan keterbatasan waktu yang ada, diskusi hangat ini harus usai saat mendekati adzan Ashar berkumandang.

Sebagai penutup dari berjalannya seminar ini, Ust Hasib Amrullah, M. Ud, mendapatkan kesempatan untuk memberikan epilog. Beliau menyampaikan bahwa ada satu hal  yang perlu mendapat perhatian khusus sebelum membahas sustainable dalam bidang pembangunan maupun fashion. Yaitu membangun worldview (cara pandang) yang sesuai dengan _values _Islam. “Sebab kesalahan kita dalam menyikapi alam di luar berawal dari salahnya kita menyikapi alam yang ada dalam diri sendiri.” Jelas beliau.

selepas itu, para peserta PKU bertolak ke penginapan di Asrama Haji Yogyakarta guna melanjukan beberapa aktifitas.

Rep.
Tauhid Mafaza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.