pku.unida.gontor.ac.id-Salah satu diantara sekian banyak agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh segenap civitas akademika Universitas Darussalam adalah Muharram Cup. Kegiatan ini mirip seperti pekan olah raga daerah atau nasional yang mempertandingkan berbagai macam cabang olah raga yang dilakukan negara Indonesia setiap tahunnya. Peserta dari kegiatan ini terdiri dari perwakilan-perwakilan masing-masing fakultas, staff kampus, para dosen, pasca sarjana dan program kaderisasi ulama (PKU).

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kegiatan Muharram Cup mempertandingkan berbagai macam pertandingan olahraga. Dan salah satu diantara banyak cabang yang dipertandingkan adalah olahraga basket. Olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga yang berhasil “mengharumkan” nama program kaderisasi ulama karena berhasil mencapai fase semifinal, sebuah fase yang tidak pernah dibayangkan akan tercapai sebelumnya.

Baca Juga: PKU Ikuti Lomba Badminton dalam Acara Muharram Cup UNIDA Gontor

Pertandingan yang dilangsungkan selama 2 hari tersebut –terhitung dari tanggal 30-31 Agustus 2019 M- berhasil menuai decak kagum dari para pemerhati sepakbola basket di kampus Universitas Darussalam. Bagaimana tidak, tim dadakan yang tidak pernah diperhitungkan sebelumnya berhasil mencapai babak semifinal. Mungkin julukan kiseki no sedai (generasi keajaiban) agak cocok disematkan pada tim ini, mengingat dalam setiap pertandingannya, selalu membuat “keajaiban” dengan mengalahkan musuh-musuhnya yang lebih kuat.

Pada pertandingan pertama, tim basket PKU berhasil meluluh lantahkan perjuangan tim basket FEM (fakultas ekonomi manejemen) dengan jarak point yang cukup jauh. Bahkan, tim basket FEM hanya berhasil memasukan 2 angka saja. Tentu, hasil memuaskan bagi tim basket PKU yang baru dibentuk beberapa hari yang lalu tanpa adanya latihan dan persiapan sebelumnya.

Selanjutnya, tim yang digawangi oleh ustadz Fuad Fahmi sebagai Shooting Guard, ustadz Gunawan sebagai Point Guard, ustadz Fauzan sebagai Small Forward, ustadz Fajrin sebagai Strong Forward dan Fachri Khoerudin sebagai Center ini berhasil mempertahankan superioritasnya pada game kedua mengahadapi tim basket K3. Dengan selisih point yang cukup dekat, tim basket PKU secara ajaib berhasil comeback dari ketertinggalannya di quarter pertama. Dengan hasil tersebut, secara otomatis tim basket PKU memasuki babak berikutnya, yaitu babak semifinal.

Namun sayang, keajaiban dan perjuangan heroik tim basket PKU harus terhenti di babak semifinal setelah menelan kekalahan dari tim basket Ushuluddin. Sempat tertinggal 13-2 pada quarter pertama, tim basket PKU berhasil memperpendek jarak menjadi 30-33 pada awal quarter keempat. Tetapi hal tersebut belum cukup menyelamatkan tim tersebut dari kekalahan. Alhasil, pada pertandingan semifinal tim basket PKU kalah 30-39 dari tim basket Ushuluddin.

Baca Juga: Muharram Cup; Pembangkit Semangat Baru

Meskipun mengalami kekalahan, perjuangan tim kiseki no sedai ini patut di apresiasi, jika dilihat dari waktu persiapan dan skill pemain yang sangat terbatas. Apalagi, dalam beberapa pertandingan yang dilalui, salah satu pemain dari tim basket PKU, yaitu ustadz Fajrin selalu mendapatkan MVP (most valuable player) atau pemain terbaik yang membuat namanya mulai diperhitungkan dalam kancah dunia perbasketan di Universitas Darussalam. Perannya sebagai Strong Forward menjadikanya pemain yang memasukan hampir semua point dari tim basket PKU. Mungkin, jika suatu saat nanti ada pertandingan antar kampus yang mempertandingkan tim basket Universitas Darussalam dengan tim lainnya, nama beliau layak untuk dipertimbangkan masuk “timnas” Universitas Darussalam.

Akhirnya perjuangan heroik tim Basket PKU berhenti pada hari kemarin di babak semifinal. Hal itu juga menjadi pertanda bahwa “liburan” para peserta PKU telah usai. Setelah melalui kegiatan Muharram Cup yang dipenuhi dengan kegiatan olahraga di berbagai cabang, kini para peserta PKU harus bersiap untuk kembali ke rutinitas sehari-hari, kembali ke habitat asalnya; yaitu membaca, menulis dan berdiskusi di setiap tempat dan disetiap waktu.

Rep: Fachri Khoerudin

3 Thoughts on “Perjuangan Heroik Tim Basket PKU Terhenti di Semifinal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.