pku.unida.gontor.ac.id-Senin, 16 Desember 2019, setelah bersilaturahim ke MPR-RI yang dibersamai Wakil Ketua MPR (Ustadz Hidayat Nur Wahid), rombongan peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) Gontor beserta para pembimbing dan mentor melanjutkan kunjungannya ke Kantor MUI Pusat. Sekitar pukul 13.30 WIB, rombongan PKU Gontor tiba di Jalan Proklamasi No 51 Menteng Jakarta Pusat yang merupakan alamat Kantor MUI Pusat, kemudian dilanjutkan melaksanakan shalat dhuhur dan asar secara berjama’ah.

Tepat pada pukul 14.00 WIB, acara silaturahmi ini dimulai dan disambut dengan hangat oleh Wakil Sekertaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan. Di awal penyampaiannya beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya telah dikunjungi oleh rombongan PKU Gontor. Beliau juga sempat menawarkan beasiswa bagi yang berminat untuk melanjutkan studinya ke jenjang S3 di UIN Jakarta. “Bagi adek-adek yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang S3, bisa mengikuti beasiswa program 5000 doktor,” ujar beliau.
Sebagai perwakilan dari pihak PKU UNIDA Gontor, Ust. Dr. Nurhadi Ihsan menyampaikan sambutan di acara silaturahmi ini. Mengawali sambutannya, beliau menyampaikan salam dari pimpinan pondok Gontor beserta rektor UNIDA Gontor. Setelah itu, beliau menjelaskan panjang lebar terkait Program Kaderisasi Ulama UNIDA Gontor. Mulai dari ragam para peserta PKU, kegiatan-kegiatan di dalamnya hingga program-program di PKU Gontor. “Selama 6 bulan mereka dituntut untuk membaca, menulis dan berdiskusi. Kemudian mereka menulis sebuah makalah yang menjawab persoalan-persolan umat saat ini dan dipresentasikan di berbagai kampus di Indonesia” papar beliau.

Kemudian wakil ketua komisi Pendidikan dan kaderisasi,Bapak Wahfiudin Sakam diberi kesempatan untuk memaparkan problematika yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini. Beliau menjelaskan dengan panjang lebar yang pada intinya menerangkan tiga hal; Pertama menerangkan tentang perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kedua, menjelaskan tentang perkembangan ekonomi yang sebenarnya Indonesia memiliki potensi untuk menjadi Negara Muslim yang menduduki peringkat pertama dalam hal perekonomian. Ketiga, mejelaskan tentang perkembangan teknologi yang semakin kesini menjadi semakin canggih. “Kalian sebagai calon para ulama harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menyeleseaikan permasalahan-permasalahan ini,” Tegas beliau.

Sebelum menginjak pada akhir acara, para peserta PKU UNIDA Gontor diberi kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang ada. Muhammad Khalid dan Esty Diah Imaniar mengajukan pertanyaan yang setidaknya mewakili uneg-uneg yang ada dalam benak para peserta PKU Gontor. Pertanyaan itupun dijawab oleh beberapa pengurus MUI Pusat yang hadir saat itu, walau tidak secara komprehensif dikarenakan keterbatasan waktu. Waktu telah menunjukkan pukul 15.15. WIB, sehingga acara silaturrahmi kali ini segera ditutup dan diakhiri dengan perfotoan bersama.

 

Rep.
Muhammad Nurhadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.