pku.unida.gontor.ac.id- Suasana Jumat pagi yang berbeda tidak seperti hari biasanya pada hari jum’at . Peserta Program Kaderisasi Ulama’ (PKU) mengadakan sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh devisi kerohanian yaitu tahsin qiroaah bersama. Tahsin Qiro’ah bersama ini adalah kegiatan yang dilakukan setiap hari jum’at dan pada kali ini adalah perdana diadakannya kegiatan tersebut. Kegiatan ini langsung di pimpin oleh al-Ustadz Ahmad Faizin Sholeh, beliau alumni gontor tahun 2013 yang bertugas pengabdian di Pondok Tahfidz Muqoddasah Ponorogo. Tentu sudah tidak diragukan lagi bacaan ayat suci al-Qur’an beliau dengan gaya khas yang dimilikinya.

Tahsin Qiroah dilaksanakan setelah shalat subuh berjamaah yang bertempat di teras asrama putra mulai pukul 05.15 WIB- 05.45 WIB. Dengan suasana dingin dan angin yang kencang tersebut tidak menjadikan halangan bagi peserta program kaderisasi ulama untuk tidak mengadakan kegiatan dipagi hari. Hal ini tercermin dengan semangat dan keseriusan dalam tahsin qiroah tersebut.

Baca Juga : Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Arab: Peserta PKU XIII Menggelar Diskusi Rutin

Dimulai dengan membaca ta’awuz dan al-basmalah yang diawali oleh Ust Ahmad Faizin Sholeh kemudian dilanjutkan oleh masing-masing peserta secara bergilir dengan membaca surat an-Nas. beliau mengajarkan tata cara membaca al-Qur’an dengan menggunakan nada bayati, yang mempunyai 3 fase, pertama dengan nada naik, kedua dengan nada datar dan ketiga dengan nada turun. Dengan keikhlasan beliau dalam mengajar membuat peserta antusias mengikuti apa yang di sampikannya.

Acara ini dilakukan tentu sesuai visi dan misi Program kederisasi Ulama ini didirikan. Selain menjadi seorang ulama yang bisa berbicara dengan baik di hadapan publik dan juga bisa dalam tulis menulis secara ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Juga bisa membaca al-Qur’an dengan benar, baik secara tajwid maupun makhorijul huruf serta ditambah dengan nada yang indah seperti layaknya para qori dan qoriah yang ada.

Baca Juga : Tanggapan Dr. Hamid Fahmy Soal Disertasi Seks Di Luar Nikah

Sebagaimana dijelaskan dalam hadits dalam kitab Shahih Imam al-Bukhori,bahwa Rasulullah SAW bersabda: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .yang artinya sebaik-baik kalian adalah orang yang membaca al-Qur’an dan mengajarkannya.
Kegiatan ini dilakukan sebagai wadah untuk meningkatkan bacaaan para peserta program kaderisasi ulama dan sebagai bekal nanti ketika sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Dengan harapan bisa mengajarkan cara membaca al-Qur’an dengan baik di masyarakat. Karena melihat keadaan masyarakat saat ini yang disibukan dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat membuat masyarakat menjadi malas dan enggan untuk membaca al-Qur’an. Dengan demikian disitulah peran dan tugas sebagai seorang ulama yang bisa menjadi contoh dan panutan untuk masyarakat sekitarnya.[]

Rep. Muhammad Shofwan Muttaqin
Ed. Admin pku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.